Jakarta, Jumat 29 Mei 2009
kemarin aku bener-bener nunggu jam 5 sore a.k.a. jam pulang. karena mau nge-mall. bukan karena pengen belanja atau apa karena aku bukan orang yang suka jalan-jalan ga jelas ke mall. tapi karena kemarin aku mo ketemu temen-temen kuliah. temen-temen yang gak pernah ngeluh kalau aku ga ikut kegiatan mereka. kangen banget sama mereka. makanya begitu udah jam 5 kurang seperempat aku langsung beberes meja, matiin kompi, dan ngunci semua laci. pas jam 5 tinggal dikit, absen. langsung capcus ke daerah kemang jemput salah satu temen Disty namanya. lebih dari 2 bulan ga ketemu. terahir ketemu pas ultahku kemarin. dia keliatan apa ya? fresh gitu ngeliatnya. setelah cipika cipiki langsup ke citos, karena udah ditunggu yang lain disana. agak jauh sih perjalanan, tapi no problem, demi mereka. seperti biasanya dulu, kalo janjian ketemu mereka di mall, jangan harap mereka cuma bengong. wah, pasti ada yang salah kalo cuma bengong. mereka udah bawa belanjaan, dari tas sampe sepatu. oke, biarlah. so, cipika cipiki, tanya kabar, sholat dulu kali ya?
akhirnya terdampar di foud court langganan kami. cerita ngalor ngidul. aku mendapat kesimpulan, mereka baik-baik saja. bahkan sangat baik-baik saja. secara finansial kita sama lah. sama-sama punya kerja yang mapan, dan kondisi kerja yang menyenangkan. secara kita sama-sama masuk kuliah di saat yang sama tapi lulus di saat yang berbeda. lama tak bertemu tidak mengubah mereka. masih sama seperti dulu. cerianya, ramenya, bikin rusuhnya, dan masih selalu pengen tau dan ikut campur masalah orang lain. tapi yang jelas mereka baik-baik saja. tanpa ada rasa resah yang dirasakan. let it flow. tapi ga denganku. tapi setiap orang beda-beda kan? siapa tahu mereka menyembunyikan apa yang mereka rasakan. bukan berarti aku menceritakan semua. hanya garis besarnya saja. kami cerita diselingi dengan kegiatan masing2. ada yang bikin laporan, ada yang chatting, ada yang browsing2, dan ada yang streaming (aku hehehe). setelah melihat jam udah jam 9 malam, kami pulang dengan satu putusan bahwa kami harus lebih sering kumpul walopun cuma seminggu sekali. aku bilang, OKE, GUYS. AKU SIAP!!!
tak pernah sekalipun aku keluar rumah sendiri sampe malem setelah kerja. ini pertama kalinya. makanya aku kemarin langsung di ceramahin orang rumah baik di jakarta maupun di kudus. tapi orang yang di surabaya sama sekali tidak ada kabarnya.
aku bahagia ketemu temen2
aku senang keluargaku perduli
aku sedih dan kecewa dia tanpa kabar.
tapi, who cares? i dont care
Jumat, 29 Mei 2009
Kamis, 28 Mei 2009
countdown (juni? ada apa?)
JUNI, ada apa dengan bulan juni?
suer deh, akhir bulan mei ini bener2 bikin aku jadi gak tenang. dibikin gak masalah kok ya nggak bisa. pengen cepet-cepet tau hasilnya. jadi gak sih? pengennya sih gak jadi. cuma aku kan bukan siapa-siapa (IIIIIIIIIIIIIIIIIIH, APA SIIIIIIIIIIIIH?)
JUNI, setahun sudah aku kerja disini. kerja yang sangat menyenangkan. dapat teman yang enak, suasana kerja yang enak, ritme kerja yang bisa diajak kompromi, dan yang penting GAJInya juga enak kok. hehehe. sebenarnya kontrak kerja disini masih setahun lagi. tepatnya JUNI 2010. tapi aku ngerasa udah apa ya? bukan jenuh. ada yang kosong aja di hati. tapi, karena masih sau tahun itu aku agak berat ninggalin. sebenernya diijinin untuk resign cuma harus cari pengganti. dan pengganti itu harus bisa ngelakuin apa yang aku kerjakan. itu gampang lah. tinggal nyari aja kok susah. kan yang cari kerja banyak. tapi masalahnya, gak semudah itu nyari pengganti. syarat-syarat dari atasan itu ada aja. harus sarjana ekonomi lah, harus yang udah pernah kerja di bank lah, sanggup ngatasin nasabah lah. uwaduuuuuuuuuuuuh, pake dites atasan lagi. kalo nggak bisa ya nggak jadi. oke, aku bisa usahain. tapi tadi pagi ada keputusan baru. sebelum tanggal 4 Juni harus udah siap. kalo nggak, aku nggak bisa resign. WHAAAAAAAAAAAAAAAT? ngaco. bener-bener ngaco. mana mungkin. aku bisa cari orang yang tepat dalam waktu kurang dari 2minngu itu dimana? kalo nggak boleh resign ya bilang aja. gak usah pake macem-macem alasan. bikin emosi jiwa raga aja. ada yang berminat? tapi aku nggak janji dengan hasilnya ya? ini masalah mood dari bosku.
aku CAPEK
------------------------------------
aku MARAH
------------------------------------
aku PENGEN....
------------------------------------
buat temen-temen, gimana dong?
suer deh, akhir bulan mei ini bener2 bikin aku jadi gak tenang. dibikin gak masalah kok ya nggak bisa. pengen cepet-cepet tau hasilnya. jadi gak sih? pengennya sih gak jadi. cuma aku kan bukan siapa-siapa (IIIIIIIIIIIIIIIIIIH, APA SIIIIIIIIIIIIH?)
JUNI, setahun sudah aku kerja disini. kerja yang sangat menyenangkan. dapat teman yang enak, suasana kerja yang enak, ritme kerja yang bisa diajak kompromi, dan yang penting GAJInya juga enak kok. hehehe. sebenarnya kontrak kerja disini masih setahun lagi. tepatnya JUNI 2010. tapi aku ngerasa udah apa ya? bukan jenuh. ada yang kosong aja di hati. tapi, karena masih sau tahun itu aku agak berat ninggalin. sebenernya diijinin untuk resign cuma harus cari pengganti. dan pengganti itu harus bisa ngelakuin apa yang aku kerjakan. itu gampang lah. tinggal nyari aja kok susah. kan yang cari kerja banyak. tapi masalahnya, gak semudah itu nyari pengganti. syarat-syarat dari atasan itu ada aja. harus sarjana ekonomi lah, harus yang udah pernah kerja di bank lah, sanggup ngatasin nasabah lah. uwaduuuuuuuuuuuuh, pake dites atasan lagi. kalo nggak bisa ya nggak jadi. oke, aku bisa usahain. tapi tadi pagi ada keputusan baru. sebelum tanggal 4 Juni harus udah siap. kalo nggak, aku nggak bisa resign. WHAAAAAAAAAAAAAAAT? ngaco. bener-bener ngaco. mana mungkin. aku bisa cari orang yang tepat dalam waktu kurang dari 2minngu itu dimana? kalo nggak boleh resign ya bilang aja. gak usah pake macem-macem alasan. bikin emosi jiwa raga aja. ada yang berminat? tapi aku nggak janji dengan hasilnya ya? ini masalah mood dari bosku.
aku CAPEK
------------------------------------
aku MARAH
------------------------------------
aku PENGEN....
------------------------------------
buat temen-temen, gimana dong?
gak jelas, yang penting isi ya?
hai guys, apa kabar? long time no see ya? aku baik-baik saja kok. Amiiiiiiiiiin.
maaf kalo baru mau nulis lagi. bukannya sombong atau apa cuma lagi gak kepengen nulis aja. kemarin ada beberapa masalah yang sangat-sangat bikin pikiran. stress lah. apa-apa jadi berasa negatif. penerimaannya jadi kurang enak. sebenarnya masalah yang yah... biasa sih, cuma mungkin akunya aja yang kaget, terus kebawa ke sini. tapi sekarang udah enakan lah. pengen sih cerita, tapi gak tau sama siapa, bukan karena sok introvert atau apa cuma kayaknya bukan untuk dibahas aja. mo cerita ke temen, malu. nanti dikira manja, egois, gak pengertian, ato apalah. mo ditulis di blog juga kayaknya kurang etis. akhirnya ya dipendam sendiri. tapi sekarang udah lega walaupun gak plong banget. karena kunci dari permasalahan itu belum aku temuin. tapi paling gak, gak melo lagi kayak kemarin-kemarin. udah mulai bisa senyum lagi ke orang-orang, bisa ramah sama nasabah (yang kata temen-temen, kemarin aku jutek, sinis dan sadis banget) masa? tapi kalo dipikir-pikir iya kok. aku ngerasa jauh aja sama mereka, biasanya makan siang suasananya rame, ini jadi sunyi. walopun gak sampe senyap sih.
apa masalahnya? mungkin masalah yang sangat-sangat sepele menurut orang lain. makanya kenapa aku gak cerita. nantinya malah jadi runyam. so, biarin aja. nikmatin buat diri sendiri aja. untungnya, aku punya temen yang bisa ku gangguin ketika dia kerja. aku curhatin. sebenernya kalo dipikir-pikir dia nggak ngasih masukan atu bener-bener gimana cara menyelesaikan masalah itu. cuma apa yang dia katakan bisa buat aku jadi sedikit (bukan sedikit deng, banyak malah) ngerasa bahwa aku bukan satu-satunya yang punya masalah. dia bilang : istirahat aja dan satu kata yang apa gitu lho aku lupa, kontempletasi atau apa gitu (apa ya mbak, kemarin) yang artinya merenung. jadi dia cuma minta aku buat istirahat, cari tau apa yang aku pingin, merenung. dan itu bikin aku tenang. suer. tenang. bikin lega. you know who you are. tapi dia juga salah satu yang jadi pikiran aku. jangan pergi ya mbak? aku pengen dirimu sukses kok. bener, cuma rasanya gimana gitu gak ada kamu. nanti bakal sulit komunikasi. karena rata-rata yang ninggalin aku ucapannya juga sama seperti apa yang kamu ucapkan. "tenang aja, kita masih bisa chat, bisa blog-bloh-an, bisa sms an" tapi ternyata gak semudah ngomong. ada aja alasannya. contohnya orang yang bikin aku jadi kelimpungan gak jelas.
tapi jujur, dari hatiku yang paling dalam, aku pengen mbak sukses, mencapai apa yang dicita-citakan.
so............................................
apa yang harus aku lakukan?
aku bingung
aku gak mau kehilangan lagi.
tapi, aku bisa apa?
maaf kalo baru mau nulis lagi. bukannya sombong atau apa cuma lagi gak kepengen nulis aja. kemarin ada beberapa masalah yang sangat-sangat bikin pikiran. stress lah. apa-apa jadi berasa negatif. penerimaannya jadi kurang enak. sebenarnya masalah yang yah... biasa sih, cuma mungkin akunya aja yang kaget, terus kebawa ke sini. tapi sekarang udah enakan lah. pengen sih cerita, tapi gak tau sama siapa, bukan karena sok introvert atau apa cuma kayaknya bukan untuk dibahas aja. mo cerita ke temen, malu. nanti dikira manja, egois, gak pengertian, ato apalah. mo ditulis di blog juga kayaknya kurang etis. akhirnya ya dipendam sendiri. tapi sekarang udah lega walaupun gak plong banget. karena kunci dari permasalahan itu belum aku temuin. tapi paling gak, gak melo lagi kayak kemarin-kemarin. udah mulai bisa senyum lagi ke orang-orang, bisa ramah sama nasabah (yang kata temen-temen, kemarin aku jutek, sinis dan sadis banget) masa? tapi kalo dipikir-pikir iya kok. aku ngerasa jauh aja sama mereka, biasanya makan siang suasananya rame, ini jadi sunyi. walopun gak sampe senyap sih.
apa masalahnya? mungkin masalah yang sangat-sangat sepele menurut orang lain. makanya kenapa aku gak cerita. nantinya malah jadi runyam. so, biarin aja. nikmatin buat diri sendiri aja. untungnya, aku punya temen yang bisa ku gangguin ketika dia kerja. aku curhatin. sebenernya kalo dipikir-pikir dia nggak ngasih masukan atu bener-bener gimana cara menyelesaikan masalah itu. cuma apa yang dia katakan bisa buat aku jadi sedikit (bukan sedikit deng, banyak malah) ngerasa bahwa aku bukan satu-satunya yang punya masalah. dia bilang : istirahat aja dan satu kata yang apa gitu lho aku lupa, kontempletasi atau apa gitu (apa ya mbak, kemarin) yang artinya merenung. jadi dia cuma minta aku buat istirahat, cari tau apa yang aku pingin, merenung. dan itu bikin aku tenang. suer. tenang. bikin lega. you know who you are. tapi dia juga salah satu yang jadi pikiran aku. jangan pergi ya mbak? aku pengen dirimu sukses kok. bener, cuma rasanya gimana gitu gak ada kamu. nanti bakal sulit komunikasi. karena rata-rata yang ninggalin aku ucapannya juga sama seperti apa yang kamu ucapkan. "tenang aja, kita masih bisa chat, bisa blog-bloh-an, bisa sms an" tapi ternyata gak semudah ngomong. ada aja alasannya. contohnya orang yang bikin aku jadi kelimpungan gak jelas.
tapi jujur, dari hatiku yang paling dalam, aku pengen mbak sukses, mencapai apa yang dicita-citakan.
so............................................
apa yang harus aku lakukan?
aku bingung
aku gak mau kehilangan lagi.
tapi, aku bisa apa?
Langganan:
Postingan (Atom)